KILY GONZÁLEZ: SANG “WARRIOR” YANG PERNAH MENOLAK REAL MADRID KARENA… TV-NYA RUSAK

 



Pada tahun 1995, dunia sepak bola Argentina sempat digemparkan oleh satu keputusan kocak sekaligus legendaris dari Kily González.

Ketika masih bermain untuk Rosario Central, Kily mendapat kabar bahwa dirinya diminati Real Madrid—klub terbesar di dunia saat itu. Tapi apa yang ia lakukan? Ia menolak.


Alasannya? Televisi di rumahnya rusak, dan ia benar-benar tidak tahu betapa besar dan prestisiusnya Real Madrid. Alih-alih mencari informasi, Kily justru memilih tawaran Boca Juniors setelah dibujuk langsung oleh Diego Maradona. Sebuah keputusan yang hari ini mungkin tak masuk akal, tapi pada saat itu… itulah Kily.


Hanya semusim di Boca, kariernya mulai melesat tak terbendung. Ia terbang ke Eropa, bukannya ke Madrid, melainkan ke Real Zaragoza. Performanya di sana membuat Valencia jatuh hati.

Di Mestalla, Kily menjelma menjadi mesin tempur di era keemasan Los Che: juara La Liga, dua kali menembus final Liga Champions, dan menjadi ikon tim penuh energi yang menolak menyerah.


Fans menjulukinya “The Argentine Warrior” — pemain dengan stamina tanpa akhir, duel tanpa takut, dan tendangan geledek yang jadi ancaman setiap pekan.


Tahun 2003, ia pindah ke Inter Milan dan ikut mengoleksi Scudetto serta Coppa Italia sebelum menutup kariernya di kampung halaman.


Ironisnya, walau pernah menolak Real Madrid hanya karena TV rusak, Kily González justru menulis salah satu warisan paling abadi di sepak bola Spanyol.

Simbol era keemasan Valencia.

Simbol kerja keras.

Simbol pemain yang besar bukan karena glamor, tapi karena jiwa bertarungnya.

Dedi Darwanto
Dedi Darwanto Saya adalah Konten Kreator dan seorang blogger

Posting Komentar untuk "KILY GONZÁLEZ: SANG “WARRIOR” YANG PERNAH MENOLAK REAL MADRID KARENA… TV-NYA RUSAK"