Alessandro Costacurta: Kisah Legenda Milan yang Minta Diganti Saat Hadapi Messi!

 


Tak semua legenda bisa menang melawan waktu. Bahkan sosok setangguh Alessandro Costacurta pun pernah mengaku kalah—bukan oleh nama besar, melainkan oleh seorang “bocah” yang tak henti berlari.


Momen itu terjadi pada tahun 2003, dalam laga persahabatan antara AC Milan dan Barcelona. Di hadapan Costacurta, berdiri seorang remaja 16 tahun bernama Lionel Messi. Belum dikenal dunia, belum bergelimang Ballon d’Or. Tapi di atas lapangan, ia sudah berbeda.


Costacurta, yang saat itu berusia 37 tahun, mengisahkan betapa melelahkannya menjaga Messi. Sang bocah terus bergerak, menggiring, berbelok, dan meminta bola seolah tak pernah kehabisan napas. Perbedaan generasi terasa begitu nyata—pengalaman melawan kecepatan muda.


Hanya 15 menit berselang, Costacurta akhirnya menyerah. Ia memberi kode kepada pelatih Carlo Ancelotti agar segera ditarik keluar. Bukan karena cedera, tapi karena ia sadar: malam itu, kakinya tak lagi mampu mengikuti pikiran dan insting Messi.

Meski demikian, momen tersebut tak menghapus status Costacurta sebagai salah satu bek paling cerdas yang pernah dimiliki sepak bola. Ia dikenal bukan karena tekel keras, melainkan karena kecerdasan membaca permainan, jebakan offside yang presisi, dan posisi yang nyaris selalu sempurna.

Selama 21 musim membela AC Milan, Costacurta menorehkan sejarah: lima trofi Liga Champions dan menjadi bagian dari lini pertahanan legendaris bersama Tassotti, Baresi, dan Maldini.

Dan dari kisah singkat melawan Messi muda itu, dunia akhirnya tahu: bahkan legenda pun bisa melihat calon legenda lain—jauh sebelum semua orang percaya.

Dedi Darwanto
Dedi Darwanto Saya adalah Konten Kreator dan seorang blogger

Posting Komentar untuk "Alessandro Costacurta: Kisah Legenda Milan yang Minta Diganti Saat Hadapi Messi!"