Lupa Tes Doping, Rio Ferdinand Pernah Diskors 8 Bulan
Rio Ferdinand dikenal sebagai salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Inggris dan Manchester United. Namun siapa sangka, di tengah karier gemilangnya, ia pernah menerima hukuman berat hanya karena sebuah kelalaian kecil.
Kejadian ini terjadi pada tahun 2003, saat Rio Ferdinand masih menjadi andalan di lini belakang Manchester United. Seperti biasa, klub menggelar tes doping rutin di pusat latihan Carrington. Semua pemain diwajibkan hadir tanpa pengecualian.
Masalah muncul setelah sesi latihan selesai. Ferdinand langsung pulang ke rumah. Ia lupa bahwa hari itu juga dijadwalkan tes doping. Tidak ada niat untuk menghindar, murni karena kelalaian.
Beberapa jam kemudian, Ferdinand baru menyadari kesalahannya. Ia segera kembali ke Carrington untuk mengikuti tes. Namun semuanya sudah terlambat. Proses tes doping telah selesai, dan namanya tercatat sebagai pemain yang tidak hadir.
Federasi Sepak Bola Inggris (FA) pun turun tangan. Meski Ferdinand tidak pernah terbukti menggunakan zat terlarang, ketidakhadirannya tetap dianggap sebagai pelanggaran serius. FA menjatuhkan hukuman berupa denda serta larangan bermain selama delapan bulan.
Keputusan tersebut sempat memicu kontroversi. Banyak pihak menilai hukuman itu terlalu berat, mengingat Ferdinand hanya terlambat dan tidak terbukti bersalah secara doping. Namun FA menegaskan bahwa aturan harus ditegakkan tanpa kompromi.
Bagi Ferdinand, hukuman ini menjadi pelajaran mahal. Delapan bulan tanpa bermain jelas berdampak besar, baik secara mental maupun karier. Meski begitu, ia berhasil bangkit dan kembali menjadi sosok penting bagi Manchester United serta tim nasional Inggris.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa di sepak bola profesional, bukan hanya kemampuan di lapangan yang penting. Disiplin dan kepatuhan terhadap aturan juga bisa menentukan nasib seorang pemain, bahkan yang berstatus bintang sekalipun.

Posting Komentar untuk "Lupa Tes Doping, Rio Ferdinand Pernah Diskors 8 Bulan"
Posting Komentar